Tuesday, August 2, 2011

Letting go

Di masa lalu saya pernah jatuh cinta dengan seseorang yg membuat hari-hari saya sangat berbeda. Bahkan saya sendiri rasanya tak mengenal diri saya sendiri. Saya seperti berada di dunia lain. Otak saya hanya diisi dia, dia dan dia. I can’t stop thinking of him. Memikirkannya saja sudah membuat saya sangat bahagia,ceria dan segala sesuatu yg membuat saya merasa nyaman. Bahkan ketika saya mendapat masalah, maka orang pertama yg saya inginkan ada di dekat saya adalah dia. Dia bisa menghilangkan segala keresahan dan ketakutan saya. Tak pernah terbayang dalam benak saya, kalau saya akan berhenti memikirkannya. Saya hampir tak bisa bernafas bila sehari saja tak memikirkan  dirinya.I can’t breath without  you.Seperti ada magnet yg sangat kuat yg  membuat otak saya selalu lekat dengan dia. Saya tak tahu apakah kamu pernah merasakan hal yg sama, seperti yg saya alami. Dunia saya, hanya berputar tentang dia.

Anak baru
Saya pikir hanya pria saja yg heboh kalau ada staff wanita yg baru. Sering kali kalau ada staff wanita yg baru direkrut di kantor saya, maka untuk sesaat kantor saya akan gonjang-ganjing dengan gossip tentang staff baru tersebut. Mulai dari wajahnya, kulitnya, pendidikan dan statusnya menjadi berita hangat di kalangan staff pria. Sebenarnya para staff wanita juga rada heboh juga sih, tapi biasanya gossip yg beredar di kalangan kaum wanita, agak sedikit terkesan jealous sih. Tak jarang staff wanita yg sudah senior, akan mencibirkan bibirnya terrhapat staff wanita yg baru masuk.



No comments:

Post a Comment