Sunday, August 14, 2011

Meraba Indonesia

Aku sudah baca hampir setengah buku tentang Meraba Indonesia. Cuma satu kata buat Achmad Yunus : TOP. Bagus.Hebat. Specchless.Asli gue suka gaya dia menceritakan betapa kaya Indonesia ini.Betapa ramah penduduknya. Tapi ironis pemerintah dan aparatnya tak kalah biadab dengan penjajah Belanda. Belanda aja masih punya otak, membangun infrastruktur yg serba memungkinkan untuk menghubungkan antar pulau di Nusantara. Termasuk keunggulan mercusuar di setiap pulau. Bahkan sampai hari ini mercusuar yg kita pakai sebagian masih hasil pembangunan Belanda. Konyol nga sih hehehee…Pemerintah sekarang tak lebih dari parasit,benalu,koruptor, ndablek,goblok,tolol,campur sari semuanya. Hasilnya kekayaan Indonesia terkubur dan berkubang lumpur dan yg tersisa cuma jadi bangkai saja. Kayak Bangka Belitung, Bali, Bengkulu dll pulau2 terluar dan terpencil.Cape deh…Aku bener2 suka dengan buku Meraba Indonesia hahhahaa..Wajib dibaca anak bangsa ini..Very Inspiring.

Aku tertawa ngakak-ngakak baca kalimat AY di halaman 49 :
Ini satu-satunya kapal yg melayani pulau-pulau kecil. Dan hebatnya waktu itu hanya kami dan satu orang penumpang pencari kumang yg naik kapal. Saya merasa seperti raja minyak yg menguasai lautan hahhaaha..

Kalimat ini memiliki makna ganda buat aku. Betapa kalimat ini miris terdengar di gendang telingaku. Indonesia yg kaya dengan lautan dan dikenal sebagai negeri bahari tapi sayang seribu sayang, angkutan lautnya tidak begitu berjaya lagi seperti di masa lalu. Para pembuat kapal kita tidak semashyur zaman dulu. Menyedihkan. Membaca buku ini membangkitkan romantisme kejayaan Indonesia di masa lalu. Zamrud Khatulistiwa..

Betapa miris membaca isi buku ini di halaman 134-135
Namun, air tampaknya tak mempan memadamkan api yg liar.Angin berembus kencang.Membuat api semakin menjadi-jadi. Ya, betul kata Deny : Borneo sedang menuju titik kehancurannya.Lingkungan yg rusak melenyapkan sisi eksotik tanah Borneo.

Membaca ini membuat aku berpikir bahwa : Bukankah pemerintah dan aparat di NKRI ini seperti pemain ketoprak, dagelan  atau sirkus yg doyan melawak. Padahal rakyatnya tak pengen menonton lawakan atau dagelan. Rakyat sudah bosan dengan janji-janji kosong pemerintah. Mereka mulai merayu rakyat saat sedang Pemilu atau Pilkada. Menebar janji palsu, yg di kemudian hari disangkalnya mati-matian bahwa mereka pernah berjanji ini dan itu. Negeri ini kaya raya. Semuanya ada. Makanya disebut Zamrud Khatulistiwa. Bukankah Belanda dan Inggris di masa lalu bertempur dan berantem habis-habisan untuk memperebutkan Indonesia. Meskipun pada akhirnya Belanda jahanam itulah yg berhasil menjajah Indonesia selama 350 tahun. Itulah sebabnya negeri ini disebut negeri yg paling malang karena dijajah Belanda. Coba lihat seluruh jajahan Belanda menjadi idiot dan korup pejabatnya. Karena mantan penjajahnya pun dulu mengajarkan hal yg sama. Membuat kasta-kasta. Meninggalkan budaya feodalisme yg merusak mind-set dan mental anak bangsa ini.

Coba bandingkan dengan jajahan Inggris Raya, menjadikan  negeri jajahannya menjadi  pusat perdagangan terhebat di dunia. Sebutkan saja Singapura menjadi macan Asia, Hongkong yg sangat berjaya, New York di Amerika yg menjadi kota yg tak pernah tidur, Australia yg sungguh makmur. Keberhasilan negeri-negeri jajahan Inggris ini membuat aku berpikir, andai kita dijajah Inggris mungkin tak segenas ini nasib bangsa Indonesia. Ohlala sikap aku lebih kepada frustrasi atas sikap pemerintah dan aparat NKRI yg tak pernah berubah, lebih korup dan lebih biadab dari penjajah Belanda. Ironis negeri ini nyaris disebut negeri beriman dan penduduknya wajib beragama tapi moral sebagian pejabatnya lebih bejat dari atheis. Menyedihkan sekali...Buku ini semakin dibaca semakin membuat aku nelangsa dengan sikap pemerintah. Entah kapan negeri ini bisa makmur dan sejahtera seperti cita-cita pendiri negeri NKRI  ini yaitu  Sukarno-Hatta

Beli dan baca yah hahhahhaa promosi ni ye...

nuchan@14082011
aku cinta Indonesia

1 comment:

  1. boleh didapat dimana bukunya?
    harga berapa + ongkir?

    penasaran nih....

    ReplyDelete