Sunday, May 15, 2016

Reuni oh reuni ( Mei 2016 )

Antara Jakarta - KL - Singapore

Story of my reunion on May 2016









Beberapa orang bilang bahwa reuni itu hanya ajang pamer kesuksesan atau ajang pamer kemewahan. Ceritanya pun soal kesuksesan masing-masing setelah puluhan tahun tak bersua. Itu kata teman saya. Saya tidak 100% setuju dan tidak membantah juga. Karena semua fakta itu pasti ada kebenaran.

Ceritanya beberapa bulan yg lalu secara iseng sahabat saya Ema minta ngumpul bareng ngopi-ngopi katanya. Saya turuti undangannya. Dan ditengah ngopi2 itu tercetuslah keinginan untuk reuni bareng teman kuliah yg satu angkatan dengan saya dan Ema.

Semula Ema ingin tahu No HP Indra sahabat saat kuliah. Saya bilang saya tidak punya No.HP dia. Tapi kalau mau saya bisa cek di FB Messenger. Karena Indra dan saya berFriendria juga di FB tapi jarang-jarang bertegur sapa. Singkat cerita saya minta No HP Indra via FB dan segera saya kirimkan ke Ema via WA. Jadilah sejak saya berikan NO HP Indra kami pun jadi berteman bertiga via WA. Tak puas hanya bertiga jadilah kami menambah sahahat lagi Evi. Dan Evi minta ditambahkan  Jeannie, Na2, Saut dan Neni. Dan saya kasih nama group USU 87 di tanggal 12 January 2016 dan kemudian ganti nama jadi USU Japan. Tapi walaupun sudah di Added teman yg lain seperti Neni dan Saut jarang nongol. Yg lebih amazing Nana justru Exit dan Left. Saya sempat kaget juga. Tapi mendengar penjelasan Evi bahwa Nana memang tidak kenal dengan orang2 di Group ini makanya dia Exit hahaha. Harap Maklum. Maklum kog Nana hahaha…

Sejak group ini ada, maka kadang-kadang kami bertegur sapa sesekali saja. Awalnya memang asyik banget hampir tiap hari chit chat tapi karena kesibukan dan lain-lain maka jarang juga disapa hehehe. Alasan klise para pekerja dan buruhlah. Terjebak rutinitas low worker life hihihi…Gue banget gitu lo. Joni alias Jonggos Nippon. Untung Nippon-nya bloody handsome jadi nga bikin marah tapi greget doang karena terkadang jaka sembung juga. Gue maunya bergaya Timur Indonesia dan dia maunya Timur Laut dan Barat Barat Daya Utara Timur Laut. Capelah. Hahaha.

Ok kembali ke topic reuni. Karena sudah lama nga bersua maka kami berinisiatif dengan Ema, Indra dan Evi untuk reunion. Saat pilih lokasi awal, sepakat semuanya DANTOB  alias Danau Toba dan Samosir. Dan Indra sudah kita minta siapkan mobil dan hotel di Danau Toba. Seperti biasalah Indra ini Pangeran Kolombia yg paling EASY GOING. Langsung dia Siap 86 booo…Top.

Kami pun sepakat pilih hari libur panjang di bulan Mei. Dan info ini pun kami sebarkan di Group USU Japan. Gayung pun bersambut dan sepakat di 5-8 Mei 2016 di Danau Toba. Wow kelihatannya sudah ok banget. Sampai kemudian Ema bilang ada gathering kantornya di tgl yg sama juga. Hekssss…Ancur deh. Tak putus asa kami coba rubah lokasi jadi ke Lembang Bandung. Alasan utama peserta Jakarta paling banyak, Ema,Itok,Evi, Saut dan Neni. Kami minta Indra ke Bandung, memang ini boss paling keren langsung bilang OK. Info ke Jeannie wow langsung buyar hahaha…karena Jeannie sulit ambil cuti dari kantor dan susah juga pisah sama pendampingnya hahaha…Haleluya. Itu bedanya single dan being married and mom. Hahaha…Sepertinya tidak ada harapan sama sekali.

Karena sulit untuk reuni di Bandung, kami putar haluan jadi mengarahkan lokasi baru ke KL dan Penang. Ketika berita ini disebar di group USU Japan dan semuanya setuju untuk reuni di KL dan Penang. Itulah awal ceritanya kenapa kami reuni di KL di bulan Mei 2016. Yg sangat semangat membara yah Ema, Evi, Itok dan Indra hahaha…Ide ini langsung menjadi Kristal. Bahkan untuk memantapkan ide ini saya, Evi dan Ema segera membeli tiket ke KL. Saya dan Evi lebih dulu cek di Traveloka.com. Saya beli di Traveloka dan Evi beli via MH/Malaysia Airways. Dan Ema menyusul beli via Travel Agent dari kantornya. Semula saya dan Evi berpikir bahwa kita reunion hanya single semuanya. Tapi ternyata Ema beli tiket sampai sekeluarga juga, Ema Icha dan Irsan. Wow mimpi bergosipria seperti saat masih single dan bebas dulu semasa masih muda belia mendadak  semuanya hilang raib tertiup angin. Damn.

Tapi the show must go on. Kami pilih meneruskan semua rencana karena toh tiket sudah terbeli juga. Tidak bisa mundur or flip-flop. Walaupun saya shock di awalnya. Tidak sesuai rencana semula. Damn.


Dari semua peserta Evi yg dinobatkan jadi EO dadakan buat kami. Yg paling berinisiatif mencari lokasi wisata dan tempat-tempat yg layak dikunjungi juga adalah Evi. Ema juga sebenarnya rajin searching di internet karena ini adalah the first time buat Ema dan Icha ke KL. So bisa dibayangkan mereka pasti excited ingin menjelajah spot-spot terbaik di KL. Masukkan yg umum kita harus ke Twin Towers, Batu Caves, Genting Highlands dan wisata kuliner di Jl. Alor, ini icon di KL yg wajib dikunjungi.  Evi tanya ke gue, ada masukkan tidak lokasi yg pengen dikunjungi? Karena hampir semua spot wisata yg di KL sudah berkali-kali gue kunjungi maka gue pilih ikut itinerary yg dibuat Evi dan Ema saja. Gue hanya excited pengen reuni saja. Tidak ada yg menarik hati gue secara khusus di KL. Jadi gue lebih banyak ikut apa saja yg diputuskan Evi dan Ema. Itu lebih nyaman dan ditambah malas mikir lagi karena urusan di kantor pun sedang bejibun hahaha… Evi dan Ema menjadi tumpuan harapan kami hahaha.


Evi memang sangat proaktif jadi tour leader kami.


Berhubung Ema sudah beli tiket sekeluarga maka supaya super aman, Ema bahkan sudah booking dan bayar penuh semua hotel dan transportasi untuk wisata ke semua tempat yg kami kunjungi hahaha. Semuanya Ema pesan via travel agent. Gue sempat kaget juga dengarnya karena biasanya gue tipikal orang yg jarang booking dan bayar penuh. Just in case ada perubahan mendadak yg tak bisa dihindari. Jadi kalau pun biaya awal harus hangus tapi tidak terlalu besar.

Gue juga punya pengalaman selama traveling ada 2 kali ketinggalan pesawat. Bisa karena gue lalai lihat jam dan bisa juga karena salah set jam di negara tertentu. Tapi karena saat itu tiket promo jadi nga sampai nangis Bombay sih hahaha…Hangus pun masih bisa senyum nyengir.

Jujur membayangkan semua perjalanan selama di KL ini sudah diset-up dengan rapi dan pakai bis pesiaran pula, gue sudah bisa membayangkan seperti apa jadinya nuansa traveling kali ini hahaha. Kita harus mematuhi semua jadwal yg sudah ada. Karena nga bisa flip-flop lagi kalau nga mau semua schedule jadi  berantakan. Tidak ada lagi spontanitas hahaha.

Impian gue untuk reuni hanya single man dan single ladies semuanya tidak terwujud. Saat membayangkan reuni itu gue berpikir kami semua single dan bebas lepas  seperti masih muda belia dulu. Dan kami akan bisa bercengkrama bebas lepas sejenak dari status masing-masing. Bisa tertawa bercanda tanpa ada beban. Tanpa perlu itinerary yg jelas…Bebas dan spontanitas. Damn damn damn. Itu semua buyar tersapu angin.

Akhirnya kami masing-masing harus menyesuaikan diri kembali dengan kondisi yg ada. Gue putar haluan akan meneruskan perjalanan ke Singapore sendirian. Kali ini harus benar-benar sendiri. Gue butuh kesendirian dan kebebasan. Bebas menentukan apapun yg gue mau selama dalam perjalanan. Buat gue kenikmatan sebuah perjalanan itu adalah spontanitas.  Dan spontanitas yg gue mau itu hanya bisa gue dapatkan ketika gue travel sendiri. Semua keputusan ada di tangan gue sendiri. Susah sendiri,  pusing sendiri, nikmat sendiri pula. Ini ajang uji mental buat diri sendiri hahaha… Itu salah satu kenikmatan dari solo travel. Jieeee kalau kata si  Agustinus, kita akan menemukan saripati sebuah perjalanan ketika kita hanya travelling sendirian. Hmmm yg benar bro?

Evi pilih akan explore Melaka sendirian. Tapi kalau ada yg minat bergabung juga nga apa-apa katanya. Nana karena tidak bergabung di Group jadi gue nga tahu pasti kelanjutan ceritanya, beliau ikut atau tidak. Nana hanya tukar informasi dengan Evi saja, katanya akan ke Singapore juga. Tapi masih belum jelas bingits…Dengan cara sangat tipis dan halus banget, Evi mencoba sounding ke gue kalau-kalau gue minat jalan bareng Na2 ke Singapore. What? Dengan Na2? Wow nga mungkin banget. Beda haluan sist. Gue backpacker sist dan Na2 cenderung travelista dgn koper. Susah untuk bareng… Gue ke Singapore itu memang sudah niat harus sendirian. Gue senang ke Singapore karena pengen wisata museum, pengen melihat sejarah melalui museum yg ada di Singapore. Karena museum di Indonesia kurang menarik. Tapi kalau Museum di Singapore super atraktif dan sangat lengkap. Bagus buat belajar sejarah. Itu kata gue looo…Beda orang beda selera dan minatnya.

Pad dasarnya gue  kalau jalan bareng dgn siapapun pasti sangat sulit mengaturnya. Gue tidur di hostel, jalan ke mana-mana naik bis dan MRT doang. Alat transport paling banyak dipakai di Singapore ya pakai kaki sendiri kawan….Ke mana-mana lebih banyak jalan kaki. Lah kalau pola pikir backpacker kayak gue itu mah kalau bisa murah kenapa mesti bayar mahal hahaha…Jadi traveler koper dan backpacker nga mungkin banget disatukan dan beda pula GBHN-nya hahaha.. Gue sudah memutuskan cukup di KL sudah disetup semua tapi di Singapore gue harus sendiri. Itu harga mati.

Sepanjang yg saya tahu akhirnya Na2 hanya bernegoria dengan Evi agar bisa ke Spore bareng dengan Evi tapi Evi sudah terlanjur beli tiket JKT-KL-JKT. Rasanya sulit untuk berubah, karena harga tiket sudah melambung. Tapi sampai detik akhir keberangkatan gue sebenarnya nga tau persis schedule masing-masing dari kami. Karena gue akhirnya terjebak dengan urusan kantor yg sejibun. Gue memilih tidak banyak ikut andil dalam memutuskan itinerary di KL. Gue focus ikut saja semua keputuan Evi. Kecuali itin di Spore gue harus bikin sendiri. Bahkan sampai gue berangkat pun gue nga punya itin di Spore. Just go…No preparation. Damn.

***



Sedikit flashback ke bulan Maret 2016. Saya dan Evi ada rencana akan ke Pemalang untuk liburan bareng Titi,cs. Katanya ada wisata menarik di Pemalang. Saya pun tergoda untuk join dengan Evi. Rencananya naik KA dari Gambir sampai Tegal lalu lanjut ke Pemalang. Karena Jumat 25 Mar itu libur kejepit. Maka kami berniat liburan dari 25-27 Mar 2016. Yg paling fatal adalah saya lupa bahwa 25 Mar itu adalah Jumat Agung/Good Friday. Karena terjebak rutinitas kerja maka saya tak menyadarinya. Gila. Saya akhirnya bayar 1 juta rupiah untuk biaya hotel dan tiket KA ke Titi. Yg anehnya tanggal 24 Maret 2016, sehari menjelang keberangkatan badan saya seharian sakit dan lelah banget. Pas siang hari saya juga lupa makan siang. Jadilah sorenya badan saya lemas banget dan kepala saya pusing banget. Padahal semua ransel dan keperluan liburan ke Pemalang sudah siap. Tinggal berangkat dan nginap di rumah Evi di Benhill. Karena tiket KA kami berangkat jam 7 pagi. Tapi sorenya badan saya sudah hancur lebur tak kuat untuk meneruskan perjalanan ke rumah Evi. Jadilah saya membatalkan rencana perjalanan saya ke Pemalang. Saya sudah tak kuat. Saya menyetir pulang ke rumah saya sendiri,  rasanya hanya pengen tidur dan kalau bisa bedrest total. Energi saya seperti habis terkuras.

Dengan menyesal saya kabarkan ke Evi saya batal dan nga bisa janji untuk ikut ke Pemalang. Berita ini saya sampaikan via WA. Dan sampai di rumah saya makan mandi dan tidur langsung.

Pagi-pagi Evi WA ke saya, bisa ikut nga? Saya jawab nga bisa. Jumat 25 Mar itu saya bener2 tidur nyenyak banget dan baru bangun sore. Itu pun karena saya sudah niat banget untuk gereja sore hari. Acara Jumat Agung yg jam 6 sore. Saat itu badan saya sudah pulih dan lebih segar banget. Meskipun saya sedih tak bisa ikut join Evi tapi secara pribadi saya bersyukur tidak jadi ikut karena memang saya tak sadar bahwa itu Jumat Agung. Thanks God. Saya bisa ikut Jumat Agung Sesi ke-3. Saya pikir itu adalah yg terbaik.

Seharian saya dapat banyak WA dari Ema yg lagi liburan di Pulau Seribu - Pantai Pari beserta pasukan bodrexnya Icha, Irsan dan Ka Erni. Saya senang melihat photo2 mereka di sana bagus-bagus dan cantik dan keren.

Evi juga mengirimkan laporan liburan di Pemalang via WA. Photo2 Evi di Pemalang terlihat sangat hijau dan photo2 Ema di Pulau Seribu sangat biru sekali. Mantap…


Yg aneh banget saya bahagia melihat liburan mereka yg sangat asyik. Tapi pada saat yg sama pun saya merasakan kedamaian tersendiri karena tidak jadi ikut berlibur dgn mereka karena akhirnya saya jadi punya kesempatan mengikuti ibadah Jumat Agung 25 Maret 2016. Terkadang cara Tuhan menegur saya sangat unik dan terkadang pahit untuk dijalani hehehe. God is so good to me….

24 Mar 2016, my body,mind and soul are tired. I am exhausted.Tubuh saya biasanya kuat terhadap badai apa pun. Tapi hari itu saya habis dan remuk. Ternyata kegagalan saya berangkat ke Pemalang membuat Ema secara tak sengaja membuat candaan iseng di WA dan Ema  khawatir kalau-kalau saya akan berakhir gagal juga berangkat  ke Reunian kami yg di KL. Saya tersenyum membacanya.  Yah reuniannya masih lama dan saya masih punya waktu sebulan untuk recovery hahaha....






Thursday, March 10, 2016

Negeri Ajaib

Kalau biasanya orang bilang negeri ajaib, artinya negeri itu memiliki sesuatu yg unik,hebat, luar biasa dan   tak dimiliki negeri lain. Itulah Indonesia.

Hari demi hari kita bisa tertawa sumbang dan nyaris menangis menyaksikan kelakuan para PNS dan juga bank-bank BUMN dan juga BUMN lain seperti BPJS.

Hari ini saya mendapatkan kejadian unik di salah satu BPJS TK di JB Cikarang. Surat Edaran baru memberitahukan bahwa dasar hitung BPJS untuk program JPN sudah dirubah dari 7 juta menjadi 7,335, 300 kalau mata saya tak salah lihat surat edarannya.

Saya terlanjur bayar dengan hitungan lama dan di sipponline sehingga ada selisih kekurangan yg harus saya bayar 10,059.

Berhubung saya belum mudeng dengan caranya, maka saya printout data baru dan saya akan bayar kekurangan saja via bank yg ditunjuk.

Ternyata ditolak karena harus menggunakan kode iuran dengan jumlah yg sudah dikoreksi di sipponline. Karena bingung saya WA ke RO saya tapi tak dibalas. Jadilah saya langsung ke BPJS JB. Tapi RO saya tak ada di sana. Karena sudah banyak waktu habis terbuang saya pun ke RO lain dan konsultasi ke beliau. Lalu beliau membuka data saya via komputer dan memberitahukan cara merubah dan melakukan koreksi ulang. Setelah OK diprintout dan saya diminta bayar di Bank Mandiri yg ada di sana.


Saya melihat 2 orang staff wanita yg duduk di counter pojok BPJS dengan suasa ruangan yg sekilas seperti bukan Bank. 2 wanita dengan wajah jutek dan cuek dan tak mencerminkan wajah seorang staff bank profesional. Dengan wajah ogah-ogahan dan bahkan tak melirik dengan sopan menjelaskan cara mengisi form kekurangan uang iuran BPJS tersebut. Karena saya bingung saya tanya dengan baik-baik tapi beliau dengan wajah enggan menerangkan ke saya selaku saat itu posisi saya adalah customer.

Saya sudah sedikit gerah dengan gayanya. Tapi saya tahan saja. Akhirnya form saya isi dengan versi saya dan sepanjang yg saya paham saja. Tapi saya kosongkan dengan yg belum paham. Lalu saya serahkan. Tapi dia bilang ini belum diiisi dan saya bilang saya belum paham caranya. Tapi karena dia cuek. Saya bicara dengan suara tinggi kalau tahu customer nga paham tolong diajarin dong jangan cuek begitu gaya kamu itu nga profesional tahu. Sambil saya kesal menatap dengan jen

Saturday, January 2, 2016

Steve Job, Mark Z dan Bill Gates

Seperti apa rasanya hidup tanpa teknologi hebat seperti yg ada saat ini...

Saya pikir tidak terlalu lebay kalau saya sebutkan bahwa saya salah satu orang yg merasa beruntung hidup di era teknologi yg serba canggih seperti saat ini...

Ada smartphone yg bisa buat kamu-kamu menikmati informasi 24 jam sehari dan bisa terhubung dengan dunia luar tanpa batas....

Batas negara hanya ada di peta dunia tapi tidak ada di dunia maya. Kamu bisa berselancar ke Eropa, China, Japan, Italia, Spanyol, Portugal dll ke semua negara yg kamu impikan...Semua di depan mata...

Tapi seperti biasa setiap hal selalu ada pros and cons....

Ada yg alergi dan melihat kemajuan teknologi informasi ini sebagai awal dari kerusakan perabadan dunia hahaha....semua serba instan...semua serba cepat dan tak memiliki rasa katanya hahaha

Ada yg bilang manusia sesama manusia lebih suka online dibandingkan bicara langsung face to face hahaha....berkumpul tidak berarti bicara langsung tapi malah sibuk online di depan smartphone masing-masing hahaha

Ada yg bilang semua saat ini serba artificial hehehe tidak ada yg natural lagi...
Bahkan kemarin malam saya membaca sebuah media yg menulis bahwa Raksasa Disc Tarra Tutup, Pelanggan Setia Menangis..karena penikmat music sudah dimanjakan dengan menonton langsung youtube dan lagu-lagu baru penyanyi kesayangannya...Tak perlu membeli CD....Cukup free download saja maka ribuan lagu kesayangan kamu bisa masuk ke smartphone kamu....

Itu salah satu kenikmatan yg saya dapat berkat kemajuan teknologi yg sangat fantastis ini...saya bisa mengoleksi semua lagu-lagu terbaik di smartphone saya...mulai dari lagu-lagu terbaik Bon Jovi, Keith Urban, Blake Shelton, Gwen Stefani, Shakira, Demi Levato, 1D, JB, Ariana, Jessie, Christina Perri, Katy Perry, Bruno Mars,Avril Lavigne,Lady Antebellum, ohh masih ada ratusan singer hebat yg lagunya bisa saya dapatkan gratis dari website hahaha....ribuah video youtube yg bertaburan di website....semua gratis...apalagi yg tak saya syukuri hahaha

Saya tak perlu pergi ke Victoria's Secret Fashion Show kalau hanya ingin melihat salah satu artis kesayangan saya SELENA GOMEZ yg berlenggak-lenggok bak angel di VS hahaha....bukankah ini luar biasa?

Yg paling heboh lagi, hasrat untuk narsis kamu terobati berkat smartphone yg punya kamera depan belakang yg cangih banget hahaha...Kamu bisa selfie wefie setiap saat setiap moment yg kamu inginkan...

Meskipun ada wacana tentang undang-undang tentang selfie yg katanya sudah menjadi wabah sosial hahaha...ayak ayak wae....ini sih kategori lebay menurut saya hahaha.....Katanya banyak yg meninggal karena banyak yg suka bikin aksi nekat dengan selfie di tempat2 yg mengundang bahaya...di gedung2 pencakar langit dengan pakai tongsis hahaha...nekat pisan...

Tapi kenapa selfie doang diributkan yah? Lah piye orang-orang yg nekat mendaki Mount. Everest itu memang tidak membahayakan dirinya juga? Banyak yg hilang dan meninggal karena nekat mendaki gunung-gunung yg berbahaya dan angker..Kog nga dibuat undang-undangnya hahaha...Hadeh sudahlah....nanti juga kita kan belajar dari kesalahan...biarkan kita menjadi lebih bijak dengan seiring waktu hehehe...

Hah pokoknya saya hanya ingin bersyukur dan mengucapkan jutaan terima kasih untuk semua pencipta teknologi hebat ini.. TERIMA KASIH UNTUK STEVE JOB & MARK ZUCKERBERG & BILL GATES dan semua orang hebatlah yg sudah membuat teknologi ini semakin murah dan bisa dinikmati orang banyak hahahaha...I love you all....

Happy New Year 2016

nuchan@02012016

Catatan 1 Januari 2016

Catatan 1 Januari 2016

Jam weker di kamar aku menunjukkan pukul 6.10 pagi. Aku harus segera bangun karena hari ini kebaktian menyambut Tahun Baru 1-1-2016 hanya ada satu kali saja pukul 7.30 pagi.

Badanku masih terasa sakit karena bekas luka yg baru mengering di lutut terasa sakit digerakkan. Luka biru lebam di lengan kiri pun masih terasa sakit. Ahhh, aku masih ingin tidur kembali. Tapi otakku memaksa harus bangkit dari tempat tidur karena aku tak mau kehilangan momen ibadah pertama tahun 2016.

Meskipun tubuhku semua sakit tapi harus segera mandi…Aku pilih mandi air hangat dan membasuh luka kakiku dengan air hangat dan mengkompres luka biru lebam dgn air hangat juga.

Suasana jalanan di awal tahun baru begitu sepi. Tidak ada kemacetan menuju gereja pagi ini. Tapi yg tersisa hanyalah sampah plastic yg berserakan di jalan sisa dari pesta menyambut pergantian akhir tahun 2015 tadi malam. Saya miris dgn sampah plastic yg sangat banyak berserakan. Tapi sudahlah ini memang kebiasaan rutin orang Indonesia yg rajin membuang sampah sembarangan.

Saya tiba di gereja pukul 7.30 pagi. Area parkir masih banyak yg kosong. Gereja pun tidak terlalu padat. Mungkin orang-orang sudah kelelahan karena acara Natal yg padat sekali dan ditambah acara pergantian akhir tahun yg mereka lewatkan sampai pagi. Jadi ibadah pagi pukul 7.30 tentu membuat mereka masih mengantuk. Beda dengan saya yg tidur cepat karena kaki dan tangan saya yg sedang sakit. Saya tidak minat menonton TV, karena mata saya sudah memaksa saya untuk segera tidur lelap. Saya pun tak ambil pusing dgn suara petasan di lingkungan rumah saya. Tidur mendadak lebih penting dari segalanya. Sebelum tidur saya hanya sms keluarga dekat saya untuk mengucapkan selamat tahun baru 2016, kemudian saya nyalakan AC di kamar saya dan tertidur lelap. Begitulah saya melewatkan malam pergantian tahun 2015.

Saya pilih duduk di bagian tengah gereja agar saya bebas memandang ke podium untuk mendengarkan kotbah awal tahun 2016. Pdt. Suryadi membawakan kotbah Lukas 2.

Pukul 9 pagi ibadah gereja sudah berakhir, dan saya hanya ingin pulang ke rumah segera. Saya pilih sebelum tiba di rumah saya akan beli ketoprak pedas di bundaran perumahan saya. Saya lapar banget. Tapi yg sudah antri banyak sekali. Saya hanya titip dibuatkan satu bungkus ketoprak dan segera pulang ke rumah sambil menunggu antrian pembeli ketoprak berkurang.

Jam 10 pagi saya balik lagi ke tukang ketoprak dan memang antrian sudah sepi.
Maka jadilah pagi ini 1 Jan 2016 saya sarapan ketoprak pedas banget hehehe. Enak.

Sehabis sarapan saya membuka HP saya dan mulai mengirimkan ucapan selamat tahun baru ke teman, sahabat dan boss saya via line dan Path.

Selepas itu saya sibuk berselancar di dunia maya dan membuka Facebook, email dan istagram saya. Hanya setengah jam saja saya sudah langsung ngantuk dan tertidur di kamar saya. Tidur adalah acara wajib saat libur.

Pukul 12 siang saya telpon adik saya untuk beli nasi Padang pakai rendang. Cara paling mudah cari makan siang ya pastilah nasi Padang hehehe.

Selepas makan siang saya pengen pangkas rambut di salon dekat rumah saya tapi ternyata tutup. Ya padahal pangkas rambut itu sebuah awal yg baik buat saya hehehe tapi saya harus sabar dan menundanya.

Malam pukul 20:05 saya sibuk nonton Kick Andy Show…judulnya  KREASI DARI BALIK JERUJI..very inspiring.


Tapi malam ini saya gampang ngantuk. Jadi saya pukul 10 malam sudah tidur karena capek. Begitulah aktivitas saya awal tahun ini. See you soon then.

Happy New Year 2016
nuchan@01012016